Sunday, March 3, 2013

Celotehan kesan dan hikmah terjun langsung ke lapangan dalam pengaplikasian Teknik Wawancara..



     Pada hari kamis tanggal 21 februari 2013 telah berlangsung praktek wawancara dengan narasumber. Narasumber untuk sesi yang pertama ini adalah guru Bimbingan Konseling (BK) dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Notre Dame, Puri Indah-Jakarta Barat. Proses wawancara berlangsung yang dihadiri oleh beberapa anggota kelompok yakni diantaranya adalah Rika, Anjani, Clara, Jeanne, Indri dan Novel. Untuk lebih jelasnya bisa melihat gambar dan foto dibawah ini.




   Figur 1. Novel, Clara, Jeanne, Pak didik, Indri dan Anjani.

Figur 2. Novel, Clara, Jeanne, Pak didik, Indri, Anjani dan Rika.

     Proses wawancara berlangsung sekitar 45 menit lamanya dalam sesi Tanya jawab anggota kelompok dengan narasumber. Pertanyaan berkisar mengenai kapan narasumber menggunakan teknik wawancara saat menjadi guru bimbingan konseling dengan anak murid. Banyak hal yang didapat saat melakukan wawancara dengan guru BK, yaitu mengetahui tugas dan pekerjaan dari guru BK di sekolah, kendala yang dihadapi saat bekerja (khususnya saat wawancara dengan siswa), cara mengatasi kendala tersebut, dan sebagainya.


Figur 3. Anggota kelompok dan Pak Didik.

     Mahasiswanya seringnya dan terkadang cuman jago saat berteori tanpa pernah adanya pengalaman langsung ke area yang dimaksud. Teori hanyalah serangkaian kata baku yang masih belum ada makna kalau kita belum pernah mencoba untuk praktek didalamnya.

     Disamping itu pula, menjadi pewawancara itu juga membutuhkan jam terbang tinggi untuk bisa melakukannya secara Pro. Bukannya tidak bisa dipelajari, tetapi lebih banyak lagi praktek maka skills kita akan bisa terasah dengan sempurna.

     Buktinya saat melakukan praktek langsung ke lapangan, masih ada saja hambatan yang terdapat didalamnya. Selama melakukan proses wawancara dengan subjek, terdapat beberapa kendala, yakni menyesuaikan jadwal subjek dengan jadwal kami yang terkadang tidak sesuai. Selain itu, terkadang jawaban subjek tidak sesuai dengan harapan kami. Akan tetapi, kami tidak dapat memaksakan subjek menjawab sesuai dengan yang kami inginkan. Selain itu, kekurangan kami dalam melakukan proses wawancara adalah kurang “mendengarkan” jawaban subjek. Sehingga, saat membuat laporan, ternyata masih banyak pertanyaaan yang dapat dikembangkan untuk mendapatkan informsi yang lebih menyeluruh mengenai pertanyaan tersebut.



    Figur 4. Wawancara di ruangan BK.

     Kesan dan pesan ketika melakukan wawancara:
1.         Kelompok mendapatkan pengetahuan yang sebelumnya tidak diketahui
2.         Mengetahui lebih dalam tentang teknik wawancara oleh narasumber
3.         Mampu berkenalan dengan pewawancara serta mengetahui profesi pewawancara
4.         Mendapatkan pengalaman dari cerita pewawancara
5.         Kelompok dapat belajar bersama dalam melakukan wawancara
6.         Dapat mengartikan suatu pengetahuan dari sudut pandang berbeda

          Hikmah yang didapatkan setelah melakukan wawancara adalah dapat lebih mengetahui kondisi nyata dalam melakukan wawancara dan bisa dapat lagi lebih mengetahui prosedur dan tata cara melakukan wawancara dalam setting pendidikan.

     Selain itu setelah turun langsung pada prakteknya adalah mendapatkan pengetahuan baru mengenai kegiatan-kegiatan yang sebenarnya dilakukan oleh guru BK bukan hanya yang dibaca dari buku, dan juga dapat melatih diri untuk menjadi lebih kritis dalam bertanya.

     Subjek memberikan cukup banyak informasi mengenai bimbingan dan konseling yang dilakukan untuk anak-anak sekolah menengah pertama. Meskipun subjek menghadapi banyak kendala, seperti waktu dan tenaga karena subjek hanya menangani masalah anak-anak tersebut secara sendirian. Narasumber kurang mengetahui nama teknik wawancara yang digunakan, hanya menggunakan pada umumnya. Narasumber bersifat ramah dan terbuka pada kelompok.

      Kesan dari wawancara, wawancara ternyata menyenangkan dan tidak secanggung yang dipikirkan.

 Terima kasih, Thank you, Bedankt!

Selamat berakhir pekan semuanya, Have a nice Weekend everyone, Prettige Weekend allemaal. :)

Figur 5. Melakukan wawancara.       



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...