Peach Beauty

Search This Blog

Showing posts with label go green. Show all posts
Showing posts with label go green. Show all posts

Wednesday, February 26, 2014

How To Make Eyebrow Brush By Yourself

How To Make Eyebrow Brush By Yourself
by: @ClaraNovK



Hey guys must be so many questions on your mind when read this blog! :p
"why you have to make eyebrow brush by yourself instead of you can buy on store?"
hahaha beside you can save your money, its super easy to make.. so why not? :p



my collection make up brush..
not many, but i can survive with these babies .. :p





i love make up, but i'm not typical of the girl who spent of a lots money to buy something not necessary ..
so i decided to make my own eyebrow brush..
start with the re-use and recycle my old mascara..
if you have old mascara and its already empty, don't trash it :)
we can re-use the brush again..



all you need to do:
prepare for oil and dishwasher gel soap or maybe body shower gel..
and also don't forget the tub or cup glass..

Left: oil virgin
Right: dishwasher gel soap

 Center: a cup glass

all you need to do is super easy re-use the mascara brush..
1. pour the oil and dishwasher gel into the cup glass..


2. and you mixed it up together until the foamy pop out..
and make sure you clean the brush well..
because you don't want ink mascara still left on it ..




3. after 5 minute busy with cleaning brush, and now wash it with the clean water ..

4. waiting about 15 minute to dry by itself, or you can dry it using tissue or hand towel..


5. Wallaaaa ... its done ! now you have your own eyebrow brush ...



you can use this "eyebrow brush" to make and shape your eyebrow ! :)


 Like mine ! :)

Thank you for reading my review .. hope you guys like it ...
xxx

Wanna contact with me personally please kindly check my others social media:

Follow me on Twitter:


Youtube Channel:


Follow me at Instagram:

Wednesday, February 12, 2014

Hutan Indonesia: Dulu Rumah Sekarang Tanah, Dulu Aman Sekarang Angan ...




   
     Rumah adalah tempat paling ideal untuk beristirahat dan melepaskan segala beban seusai beraktivitas. Tapi untuk beberapa kalangan elite, rumah hanyalah “aksesoris pelengkap” yang menunjang prestige mereka. Untuk sebagian orang, rumah bukanlah hal yang mewah lagi. Mungkin rumah itu sudah seperti kacang goreng, karena jumlah yang dimiliki bukan hanya satu. Tetapi untuk separuh kalangan menengah kebawah rumah adalah istana terindah, tidak mengenal berapa besar ukuran rumah yang ditempati.
     Kenyataan yang paling menyedihkan adalah yang membutuhkan rumah bukan hanya manusia semata. Tetapi hewan pun juga demikian, sama-sama saling membutuhkan tempat untuk bernaung. Andai hewan bisa bicara, mereka pun akan protes keras jika “lahan” perumahan mereka digusur. Sama seperti kasus Penggusuran Lahan Waduk di daerah pluit beberapa waktu silam.


     Ribuan warga yang tinggal didaerah waduk tersebut dan merasa terusir pun berbondong-bondong datang untuk membela hak lahan rumah mereka masing-masing. Itu kan nasib manusia yang tergusur dari rumahnya sedangkan bagaimana dengan nasib para hewan-hewan yang terusir secara sengaja dari habitat mereka?



     Demi terpenuhinya kebutuhan sandang, pangan dan juga papan bagi manusia banyak. Kita harus merelakan habitat hewan-hewan liar di hutan menjadi terusir. Atau bahkan banyak hewan yang mati, karena rantai makanan di hutan mengalami perubahan drastis. Sehingga menyebabkan ekosistem yang berlangsung didalamnya tidak seimbang lagi.
    Penebangan pohon di hutan liar tanpa izin juga semakin membabi buta. Kenapa disebut membabi buta? Karena sudah enak mendapatkan hasilnya tetapi lupa untuk memperbaiki. Sebab tidak ada tindakan untuk menanam pohon itu kembali atau istilah kerennya lebih dikenal dengan reboisasi.
     Untuk men-supply kebutuhan akan kayu jati sebagai perabot rumah tangga juga diambil dari hutan liar sehingga gundul dan tandus (untuk beberapa oknum yang kadang kali bertindak curang sebab tidak ada surat izin untuk penebangan pohon di hutan). Begitupun sama halnya dengan pembuatan kertas dan tissue yang masih menggantungkan nasib dengan menebang pohon dihutan belantara.
    Bukankah dengan kita bisa menyelematkan hutan di Indonesia, itu sama saja kita turut melestarikan tempat tinggal kita sendiri? Secara tidak sadar manusia juga ikut menjadi pelanggan setia yang turut menghirup segarnya oksigen dari pohon-pohon yang tumbuh di hutan Indonesia. Namun, ketika kini hutan di Indonesia sedang mengalami “musibah” karena semakin berkurangnya lahan hutan akibat tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab merusaknya, manusia yang dibekali ahklak paling sempurna masa tidak bisa melakukan apa-apa?


     Hutan Indonesia tidak pernah gagal untuk membuat kita para manusia terpukau akan keindahan dan “kecantikan” alamiah yang terpancar dari rimbunnya pohon yang berdiri gagah. Hijaunya panaroma yang terdapat di hutan Indonesia selalu bisa memanjakan kita dikala gundah. Disamping itu juga banyak orang yang masih menggantungkan nasib mata pencahariannya kepada hutan yang cantiknya tiada duanya.


   Ayo, inilah saatnya untuk kita turut berpartisipasi melestarikan keindahan hutan di Indonesia. Banyak jalan menuju roma. Dimana tidak harus hanya volunteer dari green peace melulu saja yang bergerak untuk menyelamatkan hutan di Indonesia.  Sebab untuk berani mengubah kehidupan menjadi lebih baik, tidak bisa hanya dari satu orang saja. Tetapi seluruh masyarakat juga sangat diharapkan untk bisa berpartisipasi di dalamnya. Kebaikan satu langkah diharapkan bisa menjadi kebaikan bagi seluruh masyarakat atau bahkan mendunia.
     Caranya adalah dengan kita tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik berlebih, mengurangi penggunaan limbah kertas dan juga tissue, dan juga belilah produk-produk yang berlabel-kan go green. Karena bukan hanya green peace saja yang sudah sadar akan pentingnya menyelamatkan hutan, tetapi sudah banyak juga perusahaan yang membuat produknya berlandaskan dengan motto go green. Pro aktif dalam gerakan go green maka secara tidak langsung itu namanya protect paradise bagi hutan di Indonesia.
    Contohnya saja seperti video yang satu ini. Kotak box pizza yang biasanya dibuang percuma secara utuh, kini sudah tidak lagi. Bisa dijadikan “piring” pizza dan juga tempat menyimpan kembali pizza yang masih sisa. Disamping kita mengirit penggunaan air, kita juga tidak perlu lagi capek-capek untuk mencuci piring.



    Maka dari itu, jangan malu lagi untuk bisa memulai kebaikan buat orang banyak. Protect Paradise sudah bukan hal yang kuno untuk di tiru kok. Malah kamu akan terlihat keren jika bisa menjadi salah satu partisipan yang berani untuk memulai tindakan penyelamatan lingkungan hidup dan hutan di Indonesia.
     Orang eropa saja sudah banyak yang berbondong-bondong membantu pelestarian hutan di Indonesia. Giliran kamu kapan?



Kalau seandainya sempat, monggo bisa melihat social media saya yang lainnya di:

Follow me on Twitter:

Youtube Channel:


Follow me at Instagram:


Berpartisipasi Dalam Kompetisi Penulisan Blog Hutan Indonesia Bersama Green Peace




Sumber Referensi:
1. http://www.greenpeace.org/seasia/id/Multimedia/Galeri-Foto/Orangutan-dan-Harimau-Sumatera-Delegasi-Norwegia/#tab=0&gvs=true

2. http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/melindungi-hutan-alam-terakhir/Hasil-Temuan-Perjalanan-Tim-Mata-Harimau/

3. http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/akhir-dari-zaman-nuklir/keselamatan/

4. http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/akhir-dari-zaman-nuklir/Limbah/

5. http://news.liputan6.com/read/785743/penggusuran-lahan-waduk-pluit-rusuh-5-warga-ditangkap

6. http://www.youtube.com/watch?v=gQBjJjpkjl0

7. http://zaifbio.wordpress.com/2013/07/02/perubahan-ekosistem/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...